Senin, 14 April 2014

Pembicara di Seminar Nasional PIKMA FDK UIN (Universitas Islam Negeri) Riau dan ICH


Alhamdulillah... saya diberi kesehatan dan kekuatan untuk bisa menjadi pembicara di seminar nasional yang ditaja oleh PIKMA FDK UIN Riau dan ICH, walaupun dalam kondisi yang lumayan lemah. Yah setidaknya, selama hamil ini, saya bisa menerima undangan untuk mengisi sebuah acara, selama nggak lebih dari 1 jam jadi pembicara, seperti di UIR (Universitas Islam Riau) lalu.

Acara ini, juga dalam rangka untuk menyambut hari Kartini. Materi yang saya sampaikan tentang The Power Of Women. Saya mengangkat tentang bagaimana peran aktif wanita di era digital saat ini. Tentunya nggak jauh-jauh juga dari bahasan tentang penulis, baik yang sudah menghasilkan buku maupun para blogger wanita.










Rabu, 02 April 2014

Sarikaya Roti Tawar Keju


Udah lama nggak bikin camilan buat Nai, selain kondisi tubuh yang kurang fit saat hamil gini., saya juga belum punya resep baru yang bikin saya semangat buat ngebaking hihihi...

Nah, waktu saya mampir ke grup FB dapur Aisyah, saya nemu resep yang gampang banget buat dicoba. Testimoninya juga pada bilang enaaaaak banget. Penasaran deh, akhirnya saya dan Nai bereksperimen di dapur. Saya copas langsung yak resepnya:

Bahhn :
4 lembar roti tawar potong kotak, 1 bungkus santan instan kecil (campur air jadi 300ml) or susu UHT, 1butir telur, 4 sdm gula pasir, 1sdm terigu, keju parut sesuai selera.

Cara Membuatnya:
Rendam roti dengan sebagian santan, kocok telur + gula, masukkan santan, lalu aduk sampai gula larut, lalu masukkan ke dalam roti, masukkan terigu, lalu keju, dan aduk rata. Masukkn ke dalam loyang yang sudah diolesi margarin, kemudian kukus 25 menit dengan api sedang. Sajikan hangat/dingin.


Setelah dikukus, tunggu agak dingin
 baru kemudian keluarkan dari loyang


Wow... rasanyanya memang enak, lembuuuut seperti puding. Gurih banget karena saya pake banyak keju. Cobain deh!

Senin, 31 Maret 2014

Roso Lawas, Harga Masa Kini

Restoran ini udah kurang lebih setahun ada di kota saya, kalau nggak salah tepatnya bulan Ramadhan tahun lalu. Berhubung lokasinya juga nggak terlalu jauh dari rumah, dan nggak afdol rasanya kalau saya yang pecinta kuliner ini belum pernah mampir ke sini, yah akhirnya kami coba deh bersantap malam di sini ^_^

Sebelum saya bahas tentang cita rasa makanannya, saya bahas tentang eksterior dan interior restorannya dulu yah (gaya bingiiits :D)

Restoran tampak dari luar depan

Dari luar, restorannya tampak biasa saja, karena dulunya ini sebuah rumah. Parkirannya juga tidak terlalu luas, sehingga nggak heran banyak kendaraan, khususnya roda empat yang parkir di pinggir badan jalan.

Salah satu area lesehan

Seperti kebanyakan restoran lainnya yang ada di Pekanbaru, di Roso Lawas ini ada tempat lesehan dan ada juga yang menggunakan kursi. Kami memilih untuk duduk lesehan. Tempatnya nyaman, dengan nuansa lawas. Di dinding hampir di setiap ruangan, terdapat foto-foto jadul, dan yang paling saya kenali adalah berbagai macam pose foto Presiden pertama kita, Soekarno. Apa restoran ini punyannya sedulur Soekarno yak hehehe...

Dapur terbuka

Di sini, dapurnya terbuka, sehingga kita bisa melihat langsung bagaimana mereka memasak. Walaupun terbuka, tapi nggak membuat para pengunjung merasa pengap.

Selanjutnya, kita bahas menunya yak

Buku menu

Menu di sini komplit, ada seafood juga, pokoke macem-macem deh

Nai lagi serius pilih menu

Daaaaaaan... pesanan kami adalah...

Ini pilihan Nai, Es sarang burung walet

Ayam Jingkrak, yang pedesnya bikin pengen ngejingkrak-jingkrak

I fu tahu seafood

Udang goreng tepung

Cita rasanya, uenaaaaaak tenan.Walaupun harganya masa kini, tapi sesuailah. Cuma yang nggak asyik, air putih yang di gelas, kita kudu bayar bo', 2ribu pergelas. Biasanyakan gratis yak, kecuali air mineral gelas or botol. Besok-besok, pengen nyoba menu yang lain aaaaah... ^_^

Kamis, 20 Maret 2014

Suntikan Semangat Pagi

Di Jendela Kamar


 Di Jendela Dapur


Di Jendela Ruang Tamu


Di luar, mentari bersinar terang. Di dalam, saya punya mentari yang selalu bersinar siang dan malam. Ya, putri kecil saya Nai. Ntah bagaimana Nai bisa punya ide untuk menggambar bunga-bunga, lalu menggantungnya di gantungan pembuka gorden jendela. Nai bilang, biar Ummi selalu semangat, duh gaya bahasanya juga ekspresi wajahnya, benar-benar menggemaskan plus bikin saya terharuuuuuu banget.

Nai juga bilang, dia berdoa supaya Allah selalu sehatkan Ummi. Anak yang pengertian, dia tahu betul bagaimana kondisi fisik Umminya yang ngedrop selama hamil calon adiknya. Saya yang sering merasa bersalah karena nggak bisa mengurus Nai seperti biasanya. Untung saja saya dan suami sama-sama bersinergi (widiiih... bahasanya :D) untuk mengurus Nai dan juga rumah, karena kami tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga.

Terima kasih, Nak. Sungguh gambar-gambar bikinan Nai bisa menjadi suntikan semangat di pagi hari buat Ummi. Saat membuka gorden jendela, Ummi semakin yakin bahwa Ummi bisa melalui hari ini dengan lebih baik lagi ^_^

Minggu, 09 Maret 2014

Romantisme Dini Hari


Baru aja ngerasain tidur lumayan nyenyak, setelah beberapa kali bolak-balik ke kamar mandi, maklum namanya juga ibu hamil, bawaannya pengen pipis aja. Sekitar jam 1 an, suami bangunin sambil naruh sebuket bunga di samping saya. Olala... saya baru sadar, kalau hari ini saya milad. Selama hampir 6 tahun nikah, ini pertama kalinya suami ngasih saya sebuket bunga. Jelas dong rasanya happy banget :D

Cuma, yang bikin saya bingung, ini bunga kapan dia belinya yah, setahu saya, dia seharian di rumah aja. Delivery kali yak hihihi... Trus, ide darimana dia ngasih saya sebuket bunga, karena suami saya bukan tipe yang romantis ala sinetron hehehe...

Btw, hari ini usia saya berkurang, walaupun secara bilangan bertambah. Ini milad saya yang kedua kalinya dalam keadaan hamil, waktu hamil Nai dulu dan hamil adiknya sekarang. Tentu saja segala doa kebaikan dilangitkan. Mohon doanya juga yah temans... ^_^

Minggu, 02 Maret 2014

Menu Ibu Hamil

Tempe Bacem


Sop Ayam

Jadi, ceritanya untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung minyak dan santan, tempe bacem dan sop ayam bisa jadi pilihan. Selain enak dan segar, InsyaAllah menyehatkan ^_^

Kamis, 20 Februari 2014

Perpustakaan Soeman HS Provinsi Riau












Tempat favorit Nai, paling senang kalau diajak ke sini. Selain banyak buku bacaan, rame, ketemu teman-teman baru  ^_^

Jumat, 14 Februari 2014

Di Balik Jendela

Saya duduk di depan jendela, di luar masih gelap, bukan karena masih shubuh atau mendung, melainkan karena kabut asap. Sudah berlangsung dalam hitungan minggu, cuaca di Pekanbaru seperti ini. Musim hujan di sini sepertinya telah berlalu, cuaca kembali panas terik dan kembali ada pembakaran lahan yang mengakibatkan kabut asap. Sedih, karena nggak bisa keluar untuk menikmati sejuknya udara pagi, terlebih ketika hamil begini, berjalan kaki sejenak di pagi hari menjadi olahraga, yang juga dapat menyehatkan jantung.

Tapi, bukankah kita sebagai manusia harus tetap melangitkan rasa syukur?. Setidaknya pagi ini saya masih bisa duduk manis di depan jendela, sambil menikmati sarapan dan bukan di pengungsian, seperti saudara-saudara di daerah lain yang terkena bencana banjir dan gunung meletus (Sinabung). Bahkan saya hanya kehilangan momen untuk berjalan-jalan kaki di pagi hari, sedang mereka kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Dan pagi ini, kembali datang berita bencana alam, bahwa gunung Kelud meletus. Terjadi hujan abu di beberapa daerah, langit menjadi gelap. Ya Rabb... ampunilah kami...

Pagi... bersyukur saat masih diberikan nafas, masih diberikan waktu untuk berbuat lebih baik dari hari sebelumnya. Mari melangitkan doa untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana...


Di Balik Jendela

Khasiat Ajaib Delima



Alhamdulillah... buku saya yang terbit di awal tahun ini. Sudah beredar di toko buku Gramedia. Buku ini mengupas tuntas khasiat dari buah delima, buah cantik yang kaya khasiat bermanfaat bagi tubuh. Selamat membacaaaaa... semoga bermanfaat ^_^



@Gramedia Pekanbaru

Rabu, 12 Februari 2014

Sayur Bayam Merah

Saya sebenarnya termasuk orang yang kurang doyan makan sayur, bisa dibilang keberadaan sambal saat makan lebih penting dibandingkan sayur. Berbeda dengan si abi yang mengharuskan ada sayur disetiap menu masakan, sekalipun cuma berupa lalapan. Jadi, Abi adalah contoh yang baik bagi Nai untuk rajin mengkonsumsi sayuran. Tapi di saat hamil seperti sekarang ini, jangan coba-coba nggak makan sayur, si Abi lebih ngotot dari biasanya ^_^

Sayur yang sering kami konsumsi beraneka ragam, demikian juga dengan cara pengolahannya. Ada yang hanya dijadikan lalapan, direbus, ditumis, atau digulai. Yang menjadi favorit saya adalah sayur bayam merah. Tidak hanya rasanya yang enak dan warnanya yang cantik, bayam merah memiliki kandungan gizi yang luar biasa, yaitu energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Bayam merah bermanfaat untuk meningkatkan kinerja ginjal, mengatasi kurang darah, bisa mengobati disentri, dapat membantu untuk menguatkan akar rambut, bahkan bayam merah segar yang dihaluskan dapat digunakan untuk mengobati luka akibat gigitan binatang berbisa, dengan cara ditempelkan pada bagian yang luka.





Menjadi Remaja Unggul dengan Meneladani Akhlak Rasulullah Saw



Tak kenal maka tak sayang, tak sayang, maka tak cinta. Tidak heran apabila saat ini banyak kaum remaja yang tidak mencintai Rasulullah Saw, karena mereka tidak mengetahui dan mengenal dengan baik bagaimana sosok Rasulullah Saw. Kebanyakan mereka lebih mengenal idolanya sendiri yang kebanyakan berasal dari artis-artis yang sering wara-wiri di televisi, yang bahkan hidupnya juga transparan dan menjadi pemberitaan setiap hari.

Menjadi remaja unggul dengan meneladani akhlak Rasulullah Saw adalah materi yang saya angkat, saat saya diundang untuk mengisi sebuah acara peringatan maulid Nabi Muhammad Saw di SMK PGRI Pekanbaru. Saat itu, saya membahas mengenai bagaimana sosok Rasulullah, yang tidak hanya memiliki kesempurnaan fisik namun juga kesempurnaan akhlak. Lalu, sebagai generasi muda masa kini, apa saja yang bisa para remaja lakukan agar menjadi umat yang dibanggakan dan disayang oleh Rasulullah Saw.

Materi yang saya sampaikan kurang lebih 1 jam diikuti dengan antusias oleh siswa/siswi SMK PGRI Pekanbaru. Materi saya tutup dengan mengajak para remaja untuk lebih giat mengaji mencari ilmu dan membaca buku-buku tentang Rasulullah Saw, uswatun hasanah.








Jumat, 10 Januari 2014

(Bukan) Rico De Coro



Hai... cantik... tunggulah sebentar, aku Rico De Coro*, aku hanya ingin tahu siapa namamu...
Ah! sombong sekali dirimu, mentang-mentang warna kulit kita berbeda, lantas kau bisa mengabaikan aku begitu saja. Please... berpalinglah padaku walau hanya sedetik, sungguh, tidak ada yang pernah dan bisa mengabaikanku, seperti yang telah kau lakukan saat ini.

Aku, Rico De Coro, kecoa paling tampan, si petualang yang punya banyak kisah untuk ku bagi. Seluruh tempat di penjuru rumah ini telah aku singgahi. Aku selalu selamat dari setiap mara bahaya yang mengancam makhluk seperti kita. Maka, aku bisa melindungimu, aku bersedia menjadi pelindungmu disepanjang hidupku...

*Rico De Coro : Salah satu tokoh kecoa di salah satu kisah dalam buku Filosofi Kopi karya Dee




Tak sengaja saya melihat 2 kecoa ini di salah satu sudut rumah. Alih-alih mengusir atau memusnahkan mereka, saya malah lari mengambil kamera dan mengabadikannya, karena sebenarnya saya takut eh jijik sama Coro hehehe... :)

Kamis, 09 Januari 2014

Di Mall Pada Suatu Waktu

Lantai 3 Mall ... Pekanbaru (Toko Buku)

Mbak-mbak: Kok bukunya difoto-foto Mbak?

Saya: (Lagi asyik jeprat-jepret buku-buku temen-temen yang gi nangkring di rak tobuk). Iya Mbak, buku-buku temen saya

Mbak-mbak: Wah, temen-temen Mbak penulis yah?

Saya: Iya Mbak

Mbak-mbak: Berarti Mbak penulis juga dong?

Saya: Hmmm... penulis pemula Mbak (masih sering nggak PD dibilang penulis :D)

Mbak-mbak: Wah hebaaaat... saya baru tahu lho Mbak kalau di Pekanbaru ada penulis juga. Buku Mbak apa? ada di sini juga kan? (antusias)

Saya: (masih malu-malu tapi otak promo jalan, kali aja dia mau beli, lumayaaaaan :D), buku-buku saya ........... mungkin Mbak berniat buat beli yang ini ...... cocok untuk perempuan.

Mbak-mbak: (Tersenyum) Mbak cantik deh 

Saya: (kok buku-buku yang saya sebutin tadi nggak ditanggapi, tadi antusias banget buat nanya, mulai ilfiill. Saya ngeluarin HP mau call si Abi yang gi asyik di tempat bermain anak dengan Nai.) Maaf yah Mbak, saya mau call suami saya dulu.

Mbak-mbak: Mbak udah nikah yah? udah punya anak?

Saya: Sudah Mbak

Mbak-mbak: Ya ampuuuuun, nggak kelihatan lho mbak kalau udah jadi ibu-ibu, saya pikir Mbak masih jadi mahasiswa.

Saya: (tersenyum, GR juga dipuji begitu, rencana memang mau jadi mahasiswa lagi, kalau dikasih rezeki buat ngambil S3 :D)

Mbak-mbak: Anak mbak udah punya asuransi belom Mbak? bla.... bla.... bla....

Saya: (Gubraaaaaaaak... udah melambung, langsung terjun bebas) Oh, mbak dari asuransi .... yah.

Mbak-mbak: Iya Mbak, kalau mbak gabung dengan kami, mbak bakal dapet manfaat bla... bla... bla...

Saya: (Mulai gerah, masih pegang HP, belom jadi call suami, berharap suami yang call biar Mbak ini bisa berhenti sejenak ngomongnya) Maaf mbak, kalau urusan asuransi saya harus komunikasikan sama suami dulu (tetep pasang senyum manis)

Mbak-mbak: Suaminya dimana Mbak? kalau bisa ketemu, biar langsung saya jelaskan juga (belum nyerah)

Saya: (waduh, makin bingung) Maaf, mungkin lain kali aja yah Mbak

Mbak-mbak: Oh... (pasang muka kecewa) Ini kartu nama saya Mbak, minta no HP mbak yah

Saya: (masih senyum, mikir, tapi terpaksa ngasih no HP juga) nomor saya ............


Temans... pernah ngalamin ini juga nggak? bertemu dengan agen asuransi atau sales dari sebuah produk tertentu. Mungkin ada yang fine-fine aja untuk meluangkan waktunya mendengarkan penawaran dari mereka, karena mungkin juga memang sedang membutuhkan informasi dan berminat untuk tahu lebih banyak dengan produk yang mereka tawarkan.

Tapi, banyak juga yang merasa terganggu saat ada penawaran dari agen asuransi atau sales seperti mereka. Bisa berbagai macam alasannya, entah waktunya yang tidak tepat atau cara mereka menawarkan yang tidak sesuai dengan hati. Bahkan, banyak juga yang berkilah, kalau butuh informasi mereka tinggal mendatangi kantor resmi, nggak usah diuber-uber di luar.

Saya pribadi, waktu itu sebenarnya agak terganggu, karena saya juga sedang terburu-buru, ada buku yang hendak saya cari. Suami juga berpesan jangan lama-lama, karena dia hafal betul bagaimana istrinya kalau udah berada di tobuk, bisa berjam-jam. Tapi, bukan berarti juga kita harus bersikap buruk, ketus, atau menunjukkan reaksi negatif lainnya. Namanya juga orang lagi usaha, peluangkan bisa dimana saja.

Jadi, kita hargai mereka, kalau tidak berminat, sampaikan dengan baik-baik. kalau mereka masih ngeyel? semoga kita bisa bersabar. Dalam dunia kerja, kita, suami, adik, saudara, dll bisa saja berada di posisi mereka, walaupun dalam bentuk penawaran yang berbeda. Dulu saya masih suka mangkel juga, sebel banget, tapi suami selalu mengingatkan. Alhamdulillah...

Temans punya pengalaman yang sama? :)



Rabu, 08 Januari 2014

Helm Unik


Cuaca mendung, di siang hari daerah tempat tinggal saya sepi. Pas melihat ke jendela, di luar saya melihat bapak-bapak memakai sepeda motor dengan keranjang besar di belakangnya. Sepertinya bapak ini adalah pengumpul barang bekas, mungkin berhenti karena melihat kardus saya yang teronggok di halaman. Kardus besar itu memang sudah tidak saya gunakan lagi, sengaja saya letakkan di luar untuk diangkut oleh petugas yang rutin mengambil sampah setiap hari di area tempat tinggal kami.

Saat melihat bapak tersebut, ada yang menarik, yaitu helm yang digunakannya. Sungguh kreatif!, helm tersebut terbuat dari bekas galon yang dimodif sedemikian rupa. Ada penutup kacanya dan tali pengamannya juga, persis seperti helm yang biasa digunakan pengguna kendaraan bermotor roda dua lainnya. Nah, saya agak bingung juga, rute bapak ini kemana aja yah, apakah helm tersebut sudah sesuai dengan SNI (Standar nasional Indonesia) sehingga aman dari razia polisi hehehe...

Langsung saya ambil kamera dan memotret si bapak, takutnya keburu pergi. Temans ada yang berminat menggunakan helm seperti ini? :)



Oleh-oleh dari Thailand Ala Abi

Oleh-oleh si Abi ^_^

Tahun 2013 lalu, Abi pergi ke Thailand dalam rangka pratikum dari kampusnya, yah walaupun menurut saya nih lebih tepatnya darmawisata alias jalan-jalan atau liburan, biasaaaalah :D

Tempat yang rombongan Abi kunjungi adalah Hat Yai, kota terbesar ketiga di negara Gajah putih tersebut. Letaknya di Thailand selatan, diperbatasan Malaysia. Saya bukannya mau ngomongin kisah perjalanan si abi, tempat apa saja yang dikunjunginya. Tapi bahas tentang oleh-olehnya hehehe...

Bukan kali ini saja si Abi pergi ke luar kota atau Luar negeri tanpa anak dan istri, baik dalam rangka pekerjaan atau urusan kampus seperti ini, jadi nggak heran juga kalau oleh-oleh yang dibawanya pasti makanan. Ndilalah, ekspektasi saya meleset, makanan yang Abi bawa ada di sini, bukan sesuatu yang istimewa, seperti kripik labu bertabur wijen, dodol durian, manisan asam. Emang nggak ada sesuatu yang beda yah.

Si abi juga membelikan saya bros berbentuk gajah, juga sebuah dompet yang ngakunya asli dari kulit gajah :D *futunya nggak usah yak hihihi... siapa tahu imitasi aka KW 10

Si Abi juga beli beberapa baju kaos ukuran dewasa bergambar gajah, juga sepasang pakaian (masih) berornamen gajah untuk anaknya, Nai. Yang bikin saya rada sebel, si Abi cerita kalau di rombongannya, yang perempuan pada shopping ke mall dan borong tas-tas bagus berharga miring *ahhhhhh... kenapa nggak nitip buat saya sekalian :'(  Alasannya, takut warna dan modelnya nggak sesuai dengan keinginan saya, trus nggak kepake.

Yah, begitulah yah temans kalau laki-laki beli oleh-oleh, udah syukur aja deh dia inget buat bawa oleh-oleh, apalagi si Abi bukan tipe yang doyan belanja kecuali belanja makanan hihihi... O yah, saya lupa buat futu logo halal yang ada si kemasan makanan di Thailand, soalnya sebagai muslim kita kudu hati-hati juga buat belanja. Akhirnya saya googling deh, seingat saya seperti ini deh logonya :))
 

Buat temans yang udah pernah stay or jalan-jalan ke Thailand, oleh-oleh makanan khas di sana apa sih? :))



My Antology

My Antology

Follow Me